Tentang Kami
Pusat Kegiatan Berbasis Masyarakat atau PKBM termasuk kedalam Pendidikan Nonformal. Yaitu jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. Satuan pendidikan nonformal terdiri atas lembaga kursus, lembaga pelatihan, kelompok belajar, pusat kegiatan belajar masyarakat, dan majelis taklim, serta lembaga sejenis.
PKBM PANTARA memberikan layanan pendidikan bagi anak-anak yang tidak bisa bersekolah di Pendidikan Formal, karena berbagai keterbatasan yang dialaminya. Pendidikan Non Formal/PKBM ini dilaksanakan dalam kelas kecil, pengembangan kurikulum yang sesuai kebutuhan siswa, serta pendekatan individual.
Selain akademik, PKBM fokus pada bakat minat, pelatihan keterampilan serta kemandirian siswa.
Mendapatkan
Ijazah
seperti sekolah
biasa ?
PKBM mengeluarkan Ijazah seperti sekolah formal sehingga membuka peluang bagi anak-anak untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau memasuki dunia kerja.
Program PKBM sering kali menyediakan persiapan khusus untuk ujian nasional, memastikan anak-anak siap secara akademis.
Program PKBM
- Paket A (Setara SD)
- Paket B (Setara SMP)
- Keterampilan Bakat Minat
Program Keterampilan :
– Komputer/Desain Grafis
– Musik
– Seni/Kerajinan Tangan
– Melukis
– Fotografi
Latar Belakang
KSekolah Pantara yang terdiri dari TK Pantara dan SDS Pantara, merupakan salah satu program dan kegiatan dari Yayasan Pantara yang merupakan Lembaga nir-laba yang mengkhususkan diri pada penanganan anak anak berkesulitan belajar atau learning disabilities (LD).
Anak anak LD memiliki Tingkat kecerdasan rata-rata sampai di atas rata rata yang memiliki hambatan pada satu atau beberapa bidang, seperti kesulitan membaca atau memahami bacaan (disleksia), menulis (disgrafia), berhitung (diskalkulia), rentang konsentrasi terbatas serta hiperaktif. Hambatan-hambatan itu mempengaruhi proses belajar nya, sehingga dibutuhkan metode pembelajaran yang khusus serta pendekatan individual. Untuk itu Yayasan Pantara menyelenggarakan Sekolah Pantara yang terdiri dari TK Pantara, SD Pantara dan PKBM Pantara.
Dalam perjalanannya, selain banyak anak anak terfasilitasi Pendidikannya melalui pengembangan program-program penanganan dan pendidikannya sehingga berhasil melanjutkan pendidikan ke tingkat menengah, namun masih ada beberapa anak yang membutuhkan penanganan yang lebih spesial, lebih individual dan membutuhkan pengembangan kapasitas dalam hal keterampilannya.
Pemerintah Indonesia dan stake holder yang ada mensiasatinya dengan menjediakan jalur khusus yang bisa ditempuh oleh warga belajar yang terkendala bila mengikuti jalur Pendidikan yang normal atau yang kini telah diperkenalkan dengan istilah Pendidikan Non Formal (PNF) yang di dalamnya mencakup beberapa jenis layanan Pendidikan seperti program Pendidikan Kursus, Sanggar, Lembaga Pelatihan, Kelompok Belajar dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat
Selama tiga dekade Pantara yang telah membantu pemerintah menyelenggarakan program Pendidikan dasar atau SD, sering mendapat info dari orang tua murid yang anaknya memiliki kendala untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya dikarenakan beberapa kendala/alasan.
Untuk itu, Yayasan Pantara membuka layanan Pendidikan kesetaraan, Kelas Keterampilan serta Kelas Individual yang dikemas dalam Pusat Kegiatan Berbasis Masyarakat atau yang disebut PKBM, yaitu PKBM Pantara.
Tenaga Pengajar
Tenaga pengajar PKBM Pantara terdiri dari guru-guru pendidikan khusus yang berperngalaman, guru bidang studi, psikolog, dan guru/tutor untuk keterampilan bakat/minatnya.
Kurikulum
Melaksanakan Kurikulum Merdeka yang disusun dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan siswa.
Motto Kami
”Pemberdayaan Bagi Semua Warga Belajar dengan Layanan yang Flexible dan sesuai Kebutuhan”
Visi Dan Misi
Visi PKBM Pantara
Mewujudkan anak anak pantara yang terdidik, kreatif, mandiri dan inovatif serta mampu berperan aktif dalam kehidupan bermasyarat.
Misi PKBM Pantara
- Memberikan kesempatan belajar bagi individu yang mengalami hambatan dalam mengikuti pendidikan formal.
- Memberifkan kesempatan pada siswa untuk menyelesaikan pendidikannya dengan mengikuti paket kesetaraan, Paket A setingkat SD, paket B untuk setingkat SMP, dan paket C setingkat SMA
- Membangun kreatifitas dengan menyediakan program pendidikan yang berfokus pada keterampilan praktis dan penerapan dalam kehidupan bermasyarakat.
- Meningkatkan keterampilan dan kemandirian yang dimiliki setiap individu, melalui pembelajaran guna meningkatkan mutu kehidupan