About Us

Kata SAMBUTAN YAYASAN

Assalamualaikum warrohmatullahi wabarokatuh…
Anak yang sulit berkonsentrasi, tidak bisa menahan diri untuk terus bergerak, sulit mengikuti pembelajaran, lalu tinggal kelas, sering mendapatkan “label” yang negatif. Anak bodoh, bandel, pembuat masalah, dan label lebel negatif lainnya.

Padahal, tentu saja tidak ada anak yang bodoh. Kita sebagai orang tua dan orang orang terdekat anak harus memahami apa hambatan yang dialami anak dan apa penanganan yang tepat sesuai dengan kebutuhannya.
Karena setiap anak dan individu berhak mendapatkan pendidikan untuk meraih cita citanya, untuk membangun kemandiriannya dan meraih kehidupan yang lebih baik dalam masyarakat.

Untuk itu, Yayasan Pantara yang memiliki kepedulian terhadap penanganan dan Pendidikan anak anak yang membutuhkan pendidikan khusus, sudah memulai kegiatannya sejak tahun 1994 dengan mengadakan pelatihan-pelatihan bagi guru-guru Sekolah Dasar dan SLB di 27 Propinsi di Indonesia.

Kemudian untuk memenuhi permintaan dari masyarakat, maka didirikanlah Sekolah Dasar Khusus Pantara pada tahun 1997. Dengan berjalannya waktu, selama 30 tahun, saat ini layanan di Pantara dikemas dalam Pusat Penanganan Terpadu Pantara yang terdiri dari Layanan Psikologi/asesmen, TK Pantara, SDS Pantara, PKBM Pantara, serta Pusat Terapi Pantara. Dengan format baru ini, diharapkan semua anak dapat terlayani dengan lebih baik.

 

 

Dengan moto “Mendidik dengan Hati” kami Yayasan Pantara dan seluruh tim di Sekolah Pantara berusaha dengan maksimal untuk memberikan yang terbaik. Mari kita bersama sama bersinergi, bekerjasama memberikan peluang kepada anak anak untuk belajar dan berkembang.

Assalamualaikum warrohmatullahi wabarokatuh…
Ketua Pembina Yayasan Pantara
Ny. Karlinah Umar Wirahadikusumah

Selayang Pandang

Our Story

Yayasan Pantara

Adalah Lembaga Swadaya masyarakat yang berawal dari sekumpulan orang-orang yang peduli dan ingin membantu anak berkesulitan belajar. Didirikan oleh Ibu Karlinah U Wirahadikusumah dan Ibu DR. Dr. Atie W. Soekandar, SpFK pada tanggal 13 September 1996 sesuai akte notaris, walaupun kegiatan Yayasan telah dimulai sejak 1994.

Hingga saat ini yayasan Pantara dikembangkan oleh para relawan yang datang dari berbagai latar belakang, seperti; dokter, pendidik, pelaku bisnis, designer grafis, artis, humanitarian, dan sebagainya. Satu hal yang sama diantara kami adalah kami disatukan oleh keinginan untuk membantu anak-anak berkesulitan belajar.

 

Sejarah / Latar Belakang

Pendidikan Nasional yang ada saat itu belum menjangkau pendidikan untuk anak-anak berkesulitan belajar khusus, padahal data penelitian (Jiyono dan Indryanto, 1996, p.5-8) menunjukkansetiap tahunnya terdapat ± 2 juta siswa mengulang kelas dan gagal sekolah dan sekitar 40% diantaranya mengalami kesulitan belajar khusus, 20% diantaranya mempunyai IQ tinggi dan 25,4% mempunyai IQ rata-rata. Tidak semua siswa yang berisiko mengulang kelas atau gagal sekolah tidak mempunyai kemampuan akademik. Mereka adalah siswa berkesulitan belajar khusus, yang membutuhkan suatu metoda proses belajar mengajar yang bersifat khusus.

Permasalahan lain yang dihadapi adalah kurang tersedianya tenaga-tenaga pengajar yang terampil dalam menangani anak-anak berkesulitan belajar khusus dan orangtua sebagai orang terdekat dengan anak juga kurang pengetahuannya dalam mendampingi anak-anak ini, sehingga menghambat perkembangan anak. Untuk itulah diperlukan usaha-usaha untuk memenuhi kebutuhan ini.

Untuk menanggapi kebutuhan itu pada tanggal 13 September 1996 Ibu Karlinah Umar Wirahadikusumah dan Ibu DR. dr. Atie W. Soekandar, SpFK membentuk Yayasan Pantara. Yaitu organisasi sosial yang kegiatan utamanya adalah penanganan anak-anak dengan kesulitan belajar khusus, sebagai salah satu jalan keluar agar anak-anak tersebut memperoleh kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang tepat, sesuai dengan kebutuhannya.

Bagaimana Pendanaan Pantara ?
Yayasan Pantara adalah organisasi nir-laba yang membiayai kegiatannya sendiri. Dana dikumpulkan dari masyarakat yang peduli dan ingin membantu anak-anak berkesulitan belajar, melalui pendanaan program, dan peralatan pendukung. Penggalangan dana biasanya dilakukan melalui penyelenggaraan kegiatan/events, dukungan program dan donasi baik dari perusahaan maupun perorangan.

Saat ini perhatian Pemerintah, yaitu Dinas Pendidikan & Kebudayaan dan Pemda DKI sangat mendukung kelancaran pelaksanaan program-program penanganan. Saat ini Yayasan dan Sekolah Pantara, beralamat di Jl. Radin Inten II, No. 9A, Duren Sawit, Jakarta Timur, menggunakan gedung aset milik DKI Jakarta secara kontrak sewa.

Untuk apa dana yang terkumpul ?
1. Penyelenggaraan pendidikan
2. Peningkatan kemampuan guru
3. Pengembangan metode penanganan kesulitan belajar
4. Kampanye penyadaran masyarakat

Visi Dan Misi

Visi Pantara

Anak Indonesia yang memiliki kemampuan berfikir kritis, daya nalar, serta pemecahan masalah yang diperlukan untuk berhasil di sekolah dan didalam kehidupan bermasyarakat..

Misi Pantara

1. Memberikan pendidikan yang tepat untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus
2. Meningkatkan kualitas pendidikan anak Indonesia yang membutuhkan pendidikan khusus
3. Memberikan kesempatan bagi anak dengan kebutuhan khusus untuk mengembangkan kepribadian dan pengetahuannya melalui program penanganan secara menyeluruh..

Arti Dan Makna Logo

Jajaran Yayasan Pantara

Ny. Karlinah Umar Wirahadikusumah

Ny. Karlinah Umar Wirahadikusumah

Ketua Dewan Pembina

DR. Harry Darsono, PhD

DR. Harry Darsono, PhD

Anggota Pembina

Ir. Iqbal R. Wilis

Ir. Iqbal R. Wilis

Anggota Pembina

Jetti Amriasih S.

Jetti Amriasih S.

Ketua Yayasan

Octen Suhadi

Octen Suhadi

Wakil Ketua Yayasan

Henny Indrawati

Henny Indrawati

Sekretaris

Pahrina Lukman

Pahrina Lukman

Bendahara

Fransiscus Manek

Fransiscus Manek

Dewan Pengawas

Hary Tri Nurawan

Hary Tri Nurawan

Bidang Pendidikan

Dian Permata Siagian

Dian Permata Siagian

Humas & Marketing

Vitriani Sumarlis, M.Psi

Vitriani Sumarlis, M.Psi

Bidang Litbang

Untung Sudrajat, S.Pd

Untung Sudrajat, S.Pd

Bidang Litbang

Sumarto, S.Pd

Sumarto, S.Pd

Bidang Litbang

“You can teach a student a lesson for a day; but if you can teach him to learn by creating curiosity, he will continue the learning process as long as he lives.”

Clay P. Bedford

“Intelligence plus character is the goal of true education.”

Martin Luther King Jr.

“Dream it as high as the skies. Because if you are fell, you’re gonna fell among of the stars.”

Soekarno

Get In Touch With Pantara

Get In Touch

8 + 13 =

Copyright © 2025 Yayasan Pantara. All Rights Reserved.